Media Untuk Pembelajaran Anda

Media Referensi dan Pembelajaran yang disajikan secara menarik dan mempunyai keilmuan yang tidak di ragukan lagi keberadaanya - Junaidi Pandanwangi Soko - Tuban - Jawa Timur 085257958985.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Media Sarana Pembelajaran

Media Referensi dan Pembelajaran yang disajikan secara menarik dan mempunyai keilmuan yang tidak di ragukan lagi keberadaanya - Junaidi Pandanwangi Soko - Tuban - Jawa Timur 085257958985.

Jumat, 13 Januari 2012

Bentuk - Bentuk Struktur Pasar

Bentuk-Bentuk Struktur Pasar Konsumen - Persaingan Sempurna, Monopolistik, Oligopoli dan Monopoli

1. Pasar Persaingan Sempurna

Jenis pasar persaingan sempurna terjadi ketika jumlah produsen sangat banyak sekali dengan memproduksi produk yang sejenis dan mirip dengan jumlah konsumen yang banyak. Contoh produknya adalah seperti beras, gandum, batubara, kentang, dan lain-lain. Sifat-sifat pasar persaingan sempurna :

- Jumlah penjual dan pembeli banyak

- Barang yang dijual sejenis, serupa dan mirip satu sama lain

- Penjual bersifat pengambil harga (price taker)

- Harga ditentukan mekanisme pasar permintaan dan penawaran (demand and supply)

- Posisi tawar konsumen kuat

- Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata

- Sensitif terhadap perubahan harga

- Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar

2. Pasar Monopolistik

Struktur pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda-beda antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar monopolistik :

- Untuk unggul diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda

- Mirip dengan pasar persaingan sempurna

- Brand yang menjadi ciri khas produk berbeda-beda

- Produsen atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga

- Relatif mudah keluar masuk pasar

3. Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :

- Harga produk yang dijual relatif sama

- Pembedaan produk yang unggul merupakan kunci sukses

- Sulit masuk ke pasar karena butuh sumber daya yang besar

- Perubahan harga akan diikuti perusahaan lain

4. Pasar Monopoli

Pasar monopoli akan terjadi jika di dalam pasar konsumen hanya terdiri dari satu produsen atau penjual. Contohnya seperti microsoft windows, perusahaan listrik negara (pln), perusahaan kereta api (perumka), dan lain sebagainya. Sifat-sifat pasar monopoli :

- Hanya terdapat satu penjual atau produsen

- Harga dan jumlah kuantitas produk yang ditawarkan dikuasai oleh perusahaan monopoli

- Umumnya monopoli dijalankan oleh pemerintah untuk kepentingan hajat hidup orang banyak

- Sangat sulit untuk masuk ke pasar karena peraturan undang-undang maupun butuh sumber daya yang sulit didapat

- Hanya ada satu jenis produk tanpa adanya alternatif pilihan

- Tidak butuh strategi dan promosi untuk sukses

Tambahan :

- Monopsoni adalah kebalikan dari monopoli, yaitu di mana hanya terdapat satu pembeli saja yang membeli produk yang dihasilkan.

- Monopoli adalah sesuatu yang dilarang di Republik Indonesia yang diperkuat dengan undang-undang anti monopoli.

Selasa, 27 Desember 2011

Relational vs Flat File Databases


Flat flie database adalah suatu database yang didesain menyertakan suatu  tabel   tunggal. Flat   file  database  meletakkan  seluruh data  kedalam  tabel   tunggal,   atau daftar,  dengan kolom­kolom yang  merepresentasikan seluruh parameter. Sebuah flat file bisa terdiri dari banyak kolom, seringkali dengan duplikasi data  yang cenderung menyebabkan kerusakan data (data corruption). Jika Anda memutuskan untuk menggabungkan data diantara dua flat file, maka Anda harus melakukan copy dan paste informasi yang relevan dari satu file ke file yang lainnya. Disini tidak ada otomatisasi diantara dua flat file. Jika Anda memiliki dua atau lebih flat file yang berisi data alamat klien, sebagai contoh, klien telah berpindah alamat, maka Anda harus merubah secara manual alamat klien tersebut yang ada dalam setiap flat file. Perubahan informasi dalam satu file tidak memiliki sangkut paut dengan file   lainnya.   Flat   file  menawarkan     fungsionalitas   untuk   menyimpan   informasi, memanipulasi   kolom­kolom,  mencetak dan menampilkan informasi  yang terformat, pertukaran informasi dengan orang lain melalui email dan melalui internet. Beberapa flat file bisa dikerjakan pada   file­file   eksternal, seperti  text  editor, agar   memperluas fungsionalitas dan mengatur informasi yang berhubungan.
Dilain   pihak,   suatu  Relational   database,  menggabungkan   tabel­tabel   dengan   berbagai metode   untuk   dapat   berkerjasama.   Hubungan­hubungan   antar   tabel  data   dapat dibandingkan,   disatukan,   dan   ditampilkan   dalam  form­form  database.   Sebagian   besar relational database menawarkan fungsionalitas untuk berbagi (share) data:
  • Melalui jaringan
  • Melalui internet
  • Dengan laptop dan perangkat elektronik lainnya seperti palm pilots
  • Dengan software­software system yang lain
Mendesain flat file database adalah sederhana, dan memerlukan sedikit pengetahuan desain 
database. Flat file dapat dikembangkan dengan hanya menggunakan satu database engine. Flat file dapat dibuat dalam relational database engine dengan tidak mengambil manfaat atau keuntungan dari konsep­konsep desain relasional. Mendesain suatu relational database memerlukanperencanaan yang lebih dari pada  flat file database. Dengan flat  file, menambah informasi sepertinya perlu dipertimbangkan. Dengan relational database, dapatmenyimpan data kedalam tabel­tabel sedemikian rupa sehingga hubungan antar tabel dapat dimengerti.  Membangun   suatu   relational database   sangat   tergantung  pada   kemampuan Anda untuk menetapkan suatu model relasional. Model harus benar­benar menggambarkan penuh   bagaimana   data   diorganisir   dalam   ketentuan   struktur   data,   intergriti,  query, manipulasi, dan penyimpanan.
Relational database memungkinkan user­user untuk mendefinisikan kolom­kolom record tertentu sebagai key atau index, melakukan pencarian, menghubungkan record­record antar tabel dan menetapkan batasan­batasan integritas.  Query­query pencarian lebih cepat dan lebih  akurat jika  berdasarkan nilai­nilai  yang  telah diindex.  Record­record  tabel  dapat dengan   mudah   dihubungkan dengan nilai­nilai yang telah diindex.  Batasan­batasan integritas dapat ditetapkan untuk menjamin bahwa hubungan antar tabel tersebut syah. Jika Anda dapat  membuat  sebuah hubungan satu­ke­banyak  (one­to­many)  dalam  tabel­tabel data Anda , sebaiknya Anda menggunakan relational database karena flat file tidak cukup untuk menangani seluruh pemrosesan data yang Anda butuhkan.
Relational database menawarkan proses reporting yang lebih baik, dengan berbagai report 
generator   yang  memfilter   dan  menampilkan   kolom­kolom  pilihan.  Relational   database menawarkan   kemampuan  membuat  module­module   reporting  Anda   sendiri.   Sebagian besar relational database juga menawarkan kemampuan mengimpor dan mengekspor data dari software lainnya.

Terdapat   tiga   sistem  relational   database   yang   utama:   proprietary,     open   source,   dan 
embedded. Relational database yang proprietary biasanya memerlukan  penggunaan bahasa­bahasa pengembangan yang juga  bersifat proprietary guna menyempurnakan SQL. Sebagai contoh  MS Access yang menggabungkan visual basic dengan SQL.

Database­database   open   source,   seperti  MySQL,   didistribusikan   dengan   gratis   agar mendorong pengembangan user. Embedded dan relational database dikemas sebagai bagian dari paket ­ paket software  lainnya, seperti  paket­paket   software   tax­preparation.  Vendor mensuplai database,  dan  seluruh perlengkapan­perlengkapan manipulasi  yang berhubungan, untuk mengontrol   struktur   database.   Database­database   ini   biasanya   disertakan   oleh 
perlengkapan­perlengkapan yang mana menyediakan audit bekas­bekas transaksi.  

Senin, 12 Desember 2011

ALGORITMA PEMETAAN KE SKEMA ER RELASIONAL


1.      untuk setiap entity type E yang regular (non-weak) dalam skema ER, buat satu relasi R yang attributenya meliputi semua simple attribute dari E.    Untuk suatu composite attribute, hanya komponen simple attributenya yang dipetakan. Kemudian pilih satu key attribute dari E sebagai primary key dari R Jika key terpilih adalah composite, maka primary key dari R dibentuk dari satu set simple attribute dari composite
Note : Dalam langkah pertama ini, keterlibatan kunci tamu dan relationship attribute jangan dipikirkan dulu.
 2.      Untuk setiap weak entity type  W dalam skema ER dengan owner entity type E, buat satu relasi R yang attributenya meliputi semua simple attribute (atau simple component dari composite attribute).
Masukkan sebagai foreign key dalam R, Primary key attribute dari relasi-relasi yang merupakan owner/pemilik dari W (dapat diperoleh dengan memperhatikan identifying relationship type dari W).
Primary key dari R dibentuk dari kombinasi antara primary key dari relasi-relasi pemilik dan partial key dari weak entity type W (jika ada).
 3.      Untuk setiap binary 1:1 relationship type R dalam skema ER, perhatikan relasi-relasi S dan T yang berkorespondensi dengan entity type yang berpartisipasi dalam R. Kemudian, ambil salah satu relasi (misalkan S) dan cantumkan primary key dari T sebagai foreign key dalam S. Untuk kasus ini, S sebaiknya dipilih dari entity type yang berpartisipasi total dalam R (untuk mengurangi null value dari foreign key yang diambil dari T).
Notes :
Sebagai alternative untuk pemetaan dari 1:1 relationship type ini adalah dengan menggabungkan kedua entity types menjadi satu relasi tunggal. Cara ini terutama sangat sesuai bilamana kedua entity type berpartisipasi total dan tidak berpartisipasi dalam relationship type yang lain.
4.      Untuk setiap regular (non-weak relasi) binary 1 : N relationship type R, perhatikan relasi S yang mewakili entity type yang berpartisipasi pada sisi-N dari relationship type.
Cantumkan primary key dari relasi yang berperan pada sisi-1 sebagai foreign key dalam S, karena setiap entity instance pada sisi-N terkait dengan paling banyak satu entity instance pada sisi-1 dari relationship type. Kemudian, cantumkan semua simple attribute (atau simple component dari composite attribute) dari 1 relationship type sebagai attribute dalam S.
5.      Untuk setiap binary M : N relationship type R, buat satu relasi baru S untuk mewakili R. kemudian cantumkan sebagai foreign key dalam S. Primary key  dari relasi-relasi yang mewakili entity type yang berpartisipasi dalam R; dimana kombinasi dari primary keys ini akan membentuk primary key dari S juga, cantumkan semua simple attribute (semua simple component dari composite attribute) dari M:N relationship type sebagai attribute dari S.
Notes:
Binary relationship 1 : 1 atau 1 : N selalu dapat dipetakan seperti pada M:N relationship. Alternatife ini terutama sangat berguna bilamana relationship instances yang ada sangat sedikit (menghindari null values dalam foreign key).
Untuk kasus ini, primary key dari relasi ”relationship” hanya akan menjadi foreign key dari satu ”entity” relasi yang berpartisipasi. Jadi, untuk 1:N relationship, hanya pada sisi-N, sedang untuk 1:1 adalah entity relasi yang berpartisipasi total (jika ada) yang dipilih. 
6.      Untuk setiap multivalued attribute A, buat satu relasi baru R yang mencantumkan satu attribute yang mewakili A ditambah dengan primary key K (sebagai foreign key dalam R) dari relasi yang mewakili entity type atau relationship type yang mempunyai A sebagai attributenya. Primary key dari R adalah kombinasi A dan K. jika mulltivalued attribute adalah composite, maka hanya simple componentnya yang dicantumkan.
7.      Untuk setiap n-ary relationship type R (n>2), buat satu relasi baru S yang mewakili R. cantumkan sebagai foreign key attribute dalam S, primary key dari relasi-relasi yang mewakili entity types yang berpartisipasi juga cantumkan sebagai attribute dalam S. Semua  simple attribute(simple component dari composite attribute) dalam n-ary relationship type.
Primary key dari S biasanya berupa kombinasi dari foreign key yang mengacu pada relasi-relasi yang mewakili entity types yang berpartisipasi. Namun, jika ‘participation constraint’ (min, max) dari satu entity type E yang berpartisipasi dalam R mempunyai max=1, maka primary key dari S berupa satu-satu foreign key attribute yang mengacu pada relasi E’ (yang berkorespondensi dengan E). ini dilakukan karena setiap entity instance e dalam E hanya akan berpartisipasi dalam paling banyak satu relationship instance dalam R sehinggaia dapat secara unik mengidentifikasikan relationship instance dari R.

Kamis, 03 November 2011

Free Download IDM

IDM adalah perangkat lunak yang mampu mengunduh dari internet dengan kecepatan yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan kita. IDM juga didukung dengan fitur meneruskan kembali, yaitu untuk mengunduh ulang berkas-berkas yang sebelumnya terputus karena masalah teknis maupun nonteknis  anda bisa mendownload secara gratis Disini. Perangkat lunak ini memiliki kemampuan yang lebih baik daripada peranti lunak sejenis yang ada saat ini, karena fitur yang dimiliki dalam membagi data, sehingga dapat mendowload bebrapa file sekaligus tanpa ada masalah, asalkan koneksi internet kita bagu. IDM juga bisa digunakan di jaringan yang menggunakan wifi tanpa ada halangan apapun. sehingga apabila anda mengginginkan download filim secara gratis bisa menggunakan IDM (Internet Download Manager) secara gratis Disini IDM mampu membagi sebuah berkas saat proses mengunduh berlangsung hingga menjadi tujuh sampai delapan bagian secara bersama sama tapa permasalahan. berikut link download secara gratis ; http://www.fileserve.com/file/UNwNHgD/idman518.exe

DOWNLOAD GRATIS ANTI NETCUT


Anti netcut adalah software yang digunakan untuk mengatasi penggunaan netcut, dimana orang yang menggunakan netcut berupaya agar seluruh bandwith digunakan pada komputer yang di pakainya. sehingga orang lain tidak kebagian bandwith atau network ke komputer lain di putus, sehingga komputer lain tidak dapat menggunakan Internet.


Dengan mengunakan software ini maka akan diketahui komputer mana yang menggunakan software netcut berdasarkan IP adressnya, dengan begitu anda dapat menghapus atau mematikan software tersebut.
Software ini digunakan untuk pengguna windows 7
yang melindungi Anda dari keracunan ARP sambil bekerja pada jaringan komputer bersama
Mengapa anda harus menggunakan Anti netcut 2?
  • Tidak ada pemutusan internet lagi
  • Mulai dengan sistem operasi, Anda tidak harus menjalankan setiap kali menyalakan PC Anda
  • Daftar semua port terbuka di koneksi Anda (Keamanan bijaksana)
  • Dapatkan alamat publik IP Anda
  • Tahu siapa yang memotong koneksi Anda
  • Hubungan langsung dengan meteran kecepatan koneksi internet
  • Hubungan langsung dengan pemindai spyware
  • Hubungan langsung dengan pemindai virus gratis
  • No Spyware
Download disini gratis http://www.fileserve.com/file/nQRHG5x/antinetcut2.exe